Jurnal Refleksi Nilai dan Peran Guru Penggerak Angkatan 3
Oleh : Yus Widiantini, S.Pd
CGP Angkatan 3 SMP Negeri 12 Kupang
Pengajar Praktik : Yohanes Yosef Seran Klau
Fasilitator : Akhmad Waras, S.Pd, M.Pd
Perasaan selama
melakukan aksi
untuk menguatkan nilai
dan peran guru penggerak :
Saya mengucapkan Syukur Kepada
Tuhan Yang Maha Kuasa karena hanya atas penyertaan-Nya saya masih dapat
melaksanakan tugas dan tanggung jawab saya sebagai seorang guru, dan lebih
khusus lagi sebagai calon guru penggerak. Saya juga merasa senang dan bahagia selama
menjalankan aksi untuk menguatkan nilai dan peran guru penggerak. Aksi nyata
yang saya lakukan kaitannya dengan nilai dan peran guru penggerak, saya
tergerak untuk melakukan perubahan dan terdorong untuk terus belajar dengan mengikuti tutorial youtube
dalam rangka mengembangkan diri.
Saya membuat video pembelajaran menggunakan power
point interaktif, bandicam dan aplikasi capcut yang saya kemas sendiri. Saya
ingin agar murid saya tetap merasa senang saat belajar di rumah. Saya juga
memberi teladan disiplin, dengan selalu memulai dan mengakhiri pembelajaran
melalui google meet tepat waktu. Saya selalu mengajak murid berdoa saat memulai
dan mengakhiri pembelajaran melalui google meet.
Saya pun selalu berusaha menciptakan
suasana yang nyaman dengan memberi teka teki saat pembelajaran, menggunakan
power point interaktif saat mengajar melalui google meet, sampai pada memberikan
tips belajar di rumah yang menyenangkan. Menanyakan kesulitan yang mereka
hadapi saat belajar online maupun offline dan mencari jalan keluar.
Jika
masalahnya adalah kendala jaringan maka saya memberikan solusi agar murid
tersebut mengikuti pembelajaran secara offline. Jika masalahnya adalah
kurangnya perhatian dari orang tua/wali murid maka saya bersedia mengunjungi
murid tersebut sekaligus menyiapkan materi dan LKPD yang harus diselesaikan.
Saya juga membuka ruang diskusi positif dan kolaborasi dengan guru TIK untuk
mempelajari aplikasi e-learning sekaligus mendiskusikan kelemahan dan kelebihan
dari beberapa media pembelajaran .

Saya selalu berdiskusi dengan rekan MGMP dalam menyiapkan materi pembelajaran. Saya
berusaha tulus dan tanpa syarat dalam membimbing murid seperti anak sendiri,
termasuk sabar saat mengatur jalannya pembelajaran daring maupun luring. Saya
merasa ada kepuasan tersendiri dan perasaan bahagia selesai melakukan
pembelajaran melalui google meet bagi yang online. Saya memberikan ruang
seluas-luasnya bagi murid dalam menyampaikan pendapat atau jawaban hasil
pekerjaan mereka yang kemudian baru saya arahkan jika ada hasil yang belum
sesuai. Perasaan yang sama juga saya rasakan saat saya melibatkan siswa dalam
membuat kesepakatan kelas, saya merasa tenang dan damai saat mengajar. Saat anak murid melanggar kesepakatan, saya
memberikan arahan dengan hormat dan santun tanpa harus marah
marah. Saya pun memberi ruang bagi anak murid
yang belum memahami materi yang disampaikan untuk meyampaikannya melalui WA
pribadi saya di luar jam pelajaran. Saya mengubah cara saya memandang mereka,
lebih sebagai teman belajar dan anak sendiri. Saya berusaha untuk memberikan
apa yang mereka butuhkan. Sampai pada memberikan buku tulis bagi murid yang
mengalami kesulitan. Saya melakukan refleksi terkait hasil pembelajaran dan melakukan perbaikan atas kekurangan. Jika
ada siswa yang menyampaikan secara terbuka bahwa mereka tidak bisa mengirimkan tugas
melalui google classroom maka disesuaikan dengan kemampuan mereka yang hanya
bisa mengirimkan tugas melalui WA. Saya juga terus membimbing murid tersebut melalui
video tutorial yang saya buat sendiri untuk mengirimkan tugas melalui google
classroom.
Semoga saya bisa selalu memberikan yang terbaik bagi murid saya,
menjadi guru yang selalu didambakan. Bisa berkolaborasi dan berbagi dengan
rekan sejawat dan pimpinan Semangat Calon Guru Penggerak.
Salam Sehat dan Salam Bahagia. Tuhan memberkati.
Komentar
Posting Komentar